Thursday, 13 September 2018

KONSOLIDASI



Kita balik ke bisnis. Hari-hari saya selama setahun ini otaknya hanya santara dan cyronium 80%nya. Karena saya belum puas atas pencapaian keduanya hingga saat ini. jadi saya terus mendalami dan memberi perhatian terbanyak. Sampai tercapai target.

Apa targetnya? Akan saya jelaskan perlahan. Sebagaimana kita semua tahu bisnis itu hanya 2 hal. Bisnis itu “science” dan bisnis itu berimpact social.

Kita bicara tentang “pengaruh”social dalam bisnis terlebih dahulu.
Dalam bisnis maka memahami filosofi ekonomi bisnis yang kita masuki itu penting. Bukan hanya sekedar untung rugi. Dalam literature buku ekonomi modern, semua hal sudah ada pakem dan patern. Pola dan aturan mainnya.

Kita bisnis manufaktur, maka kuncinya di “production chain” rantai produksi. Kita ber bisnis jasa kuncinya di supply dan distribusi. Kita bermain di bisnis retail maka kuncinya di “market demand”. Kita bermain di bisnis informasi dan media kuncinya di “content” nya.

Penting memahami filosofi bisnis “agar mendalam” masuk ke hati pikiran setiap staf dan team kita agar bisa ikut bermain dan melaksanakan tugas target bisnis. Team player dalam bisnis sangat sangat sangat penting. Dan mereka harus faham filosofi bisnis yang kita kerjakan.
Dan apa itu filosofi bisnis?

Minggu lalu sebelum ke bali saya bertemu dengan 2 orang teman baik saya yang akan mendaftarkan listing di bursa santara. Kebetulan tak janjian bertemu dalam café juga doctor filosofi bisnis yang selalu menjadi rujukan saya dalam mencari ilmu.

Kami berempat satu meja yang berbicara hanya 3. Beliau sang filsuf ini hanya diam menjadi pemerhati. Satu orang teman saya adalah pebisnis taman bermain water park di wilayah kuningan jawa barat. Sedang mau menambah wahana patung lilin para presiden Indonesia dan dunia. ada 8 patung siap. Untuk sarana edukasi di water parknya.

Yang berikutnya adalah seorangteman baik saya yang akan lesting di bursa santara pengalamam 30 tahun di dunia kuliner. Memiliki 18 resto ramen dan 12 resto bento di jawa barat. Memerlukan 1,5 milayr untuk membangun 4 outlet baru. Akan menerbitkan 5.000.000 token senilai Rp 300. Dengan mem”pledge” 15% bagi hasil usaha global.

Singkat dan padat pertemuan tersebut beliau berdua pamit untuk balik ke Cirebon dan balik ke bandung . saya berdua dengan sang filsuf.

Dia pun berkata, loe gila ya?!!. Belum pernah kepikir saya bahwa ternyata filosofi santara adalah “consolidate” BOP.

Ntar, apa maksudnya itu ? Bagi saya, ini kalimat hanya segelitir orang faham. Hanya mereka yang membaca ribuan buku kayaknya yang dapat “up date” langsung faham maksudnya. Saya? ya ngak lah!.
Begini katanya memulai wejangannya. Kaum kapitalis itu tidak pernah “unorganized” mereka selalu terkonsolidasi. Keuangannya selalu bisa di pusatkan sehingga kekuatan ekonomi di kaum kapitalis pasti solid. Di “Top of Pyramid” sisi atas strata ekonomi, semuanya terpusat, terkonsolidasi.
Top 1% manusia di ata spiramid tersebut menikmati 80% kaum bottom of pyramid BOP.
Disisi baru saya tahu arti BOP. Kita lanjut. Di bawah bagi kaum kapitalis jangan pernah terkonsolidasi. Kalaupun terpusat saya tidak ribuan, puluhan saja.
Misalnya kickstarter yangberusaha mencari dana bersama dan banyak lagi crwodfunding namun belum mengkonsolidasi BOP. Bahkan si fintech masuk ke bawah bukan untuk konsolidasi. Rentenir “going retail” lebih lintah darat lagi.

Kamu membuat bursa efek kelas UKM ini baru “ngeh” saya, bahwa ini mengkonsolidasi ekonomi bawah dan memusatkan uang di bawah. Hal in ibis amembuat gap kaya miskin mengecil. Ini solusi. Ini bukan anti kapitalis tetapi kapitalis di retail kan sehingga semua orang mendapat kesempatan.
Terus kamu mengecilkan “berrier to entry”nya lagi. Orang perlu 200 juta, 500 juta, bisa di serap dan investor di bursa masuknya kecil lagi. Hanya 50.000 sudah bisa main jual beli “token” share nya perusahaan UKM.
Ini bisa anak SD, tukang Ojek, kuli bangunan potofolionya masih di bursa modal UKM setiap saat. Lah ini gila namanya.

Saya mencoba terus memahami filosofi bisnis santara melalui ocehannya dan dengan ceritanya yang panjang. Ujung-ujungnya sama minta di USB kan buku-buku ekonom berat untuk di baca pakai kindle saya. bagi saya sih penting memahami filosofi bisnis apa yang sedang saya kerjakan. Spiritnya menyerang hagemoni kapitalis namun bukan pakai cara solialis atau liberalism. Pakai filosofi baru “consolidate BOP”.
Read more »

0 comments:

Post a Comment

Copyright © A. FAISAL 2010

Template By annifaisal