Hari ini Dimasjid diumumkan tetangga ada yg meninggal. Ia bos konvensi yg cukup sukses dan kaya. Toko di cipulir saja ada lima ,penjahit aja ada 20 dr sisi itu menandakan usaha sukses dan ia orang sukses
.
Dia kabarkan meninggal karena kecelakan dan mayit di bawah ke rumah kakak nya dekat dengan rumah nya . Lantas datang lah seorang wanita muda dan seorang anak menangis memeluk tubuh..
Tiba2 perempuan tsb dibawa ke mobil dan dibawa pulang karena istri datang membawa mayit suami ke rumah duka
Sekitar Tahun 1990 di kampung ku buya panggilan kakek ku datang ke umi (nenek) hal ini disebabkan buya mulai sakit gulo (diabet) umi dengan ikhlas merawat nya memandikannya bahkan membuang pup.. Kadang kala pup dioleskan ke tubuh nya kadang kala ketembok kadang kala mungkin ia oleskan ke mulutnya. dan itu dilakuan bertahun lamannya
Kejadiaan terekam jelas dlm ingatan ku walaupun telah berpuluh tahun yg lalu bahwa suatu saat kita bisa lemah dan sangat lemah bahkan untuk membuang kotoran kita saja kita tak sanggup.......sedangkan yg merawat kita mungkin adalah orang yg kita sakiti hati nya
Ampuni kami ya rabb yang bergelimang dosa
Ketika buya di panggil(wafat) madunya (istri buya) datang melayat dan melihat terakhir kalinya... Suara sinis yg ku tangkap pada waktu itu, dr percapakan emak emak ... Madu istri muda tidak baik lah posisinya., minimal didaerah dan waktu itu
Tak usah sebut bapak ku ia Donjuan istri banyak.. Namun diakhir hayat nya ia tak bersama istri nya apalagi anaknya .,tak ada satu pun istrinya yg menemanninya . Ia memilih pulang kampung dan rawat adik2 nya karena sakit sampai ia ajal menjemputnya
Poligami seakan jelas dan bagiaan hidup ku... Kadang kala ingin rasanya berpoligami dengan pembenaran sunnah padahal jika digali lebih dalam nafsu lah yg membuat semua itu.
Semua dalil disiapkan dibenturkan antara yg memperbolehkan atau tidak. Kesimpulannya boleh dan tidak.
Namun yg jelas pula perempuaan yg kunikahi sampai saat ini tak ada kurang nya ia "sempurna sebagai Wanita " ..jika aku tergoda berpoligami maka Nafsu ku lah yg didahuli., giga maju lah yg aku utamakan tanpa melihat gigi Mundur nasehat temaku pada suatu waktu .
Maka sering pula ku panjatkan doa "ya Rabb lindungi lah syahwatku ini yg bisa menghinakanku dan membuatku berlaku tidak adil sungguh aku takut "
Ada suatu bayangan yg begitu melekat dalam bawah sadarku jika aku berpoligami yg tidak mendapat restu istri pertama ,ketika ku mati dimanakah mayit ku di letakan kan ?
Istri pertama atau kedua? Jika istri pertama otomastis istri kedua tak akan berani datang begitu sebalik.. Atau jika datang maka keributanlah yg ada... saling cakar cakar karena jelas diam diam bae dan tak ada restu .
jujur ..............
Aku tak sanggup berbuat adil dan itu tak kusukai
Akupun menimbulkan atau sumber keributan itu pun tak kusukai
begini penggalan kalimatnya "Hemat saya seorang suami yg ingin bahagia dlm perkawinannya... Karena kasih nya pada istrinya menghalangi ia berpoligami karena itu jelas menyakitkan dan membuat menderita istrinya...
Sedangkan
CInta Istri nya kepada suaminya memperbolehkan poligami terjadi jika pernikahannya wajar dan diperbolehkan oleh syariat dengan alasan yg ketat. ( prof Quraish shihab)
Sedangkan
CInta Istri nya kepada suaminya memperbolehkan poligami terjadi jika pernikahannya wajar dan diperbolehkan oleh syariat dengan alasan yg ketat. ( prof Quraish shihab)
Ya Rahman ya Rahim
lindungin lah syahwat kami yg hanya akan membawa kehinaan dan ketidak adilan .... Amin


0 comments:
Post a Comment